Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

September 16, 2018

Setelah Penderitaan Berakhir

Ayat Renungan :
Roma 8:18 (TB)  Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Hidup di di dalam dunia berdosa, sungguh menderita. Apalagi kita yang sudah dimerdekakan dari dosa. Setiap hari kita melihat perbuatan dosa di sekeliling kita. Betapa batin kita menderita. Apalagi, kita masih hidup di dalam daging, masih bisa tergelincir ikut-ikutan berdosa. Kita menjadi lebih menderita lagi karena harus bertahan, menguasai diri agar tidak menyerah. Namun, syukur, penderitaan itu yang memang harus dilalui, tidak selama-lamanya.

Paulus memakai ilustrasi seorang perempuan yang sakit bersalin (Roma 8:22) Sembilan bulan menderita berbagai ketidaknyamanan. Puncaknya adalah menjelang dan saat melahirkan. Namun. setelah melahirkan, sukacita yang tidak terhingga melihat bayi yang lahir sehat sempurna, hadir menghapus semua duka yang dirasakan sebelumnya. Demikian juga hidup kita yang penuh dengan penderitaan sekarang ini, tidak sebanding dengan pengharapan Sorgawi yang dijanjikan Tuhan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya di kelak (Roma 8:18).

Roh Kudus menolong, menuntun, dan membimbing kita menuju pengharapan itu. Dia adalah "Guru Kehidupan" kita menuju pengharapan tersebut (Roma 8:26a). Dia bahkan membantu kita menyampaikan segala keluhan kita kepada Bapa melalui doa karena kita sendiri tidak sempurna dalam berdoa. Bapa akan melihat apakah kita sungguh-sungguh berdoa atau tidak (Roma 8:26-27). Setiap orang percaya tidak boleh berkata "saya tidak tahu bagaimana berdoa." Roh Allah menolong kita berdoa. Roh Allah mengajar kita bahwa Allah sendiri turut bekerja dalam setiap langkah kehidupan kita. Dia tidak meninggalkan kita, justru mendampingi kita sebagai orang pilihan-Nya lewat Roh-Nya (Roma 8:28-30).

Oleh karena kita semua yang percaya Yesus memiliki Roh Kudus maka kita bisa berdoa. Saat kita terganggu dengan dunia ini yang sangat menekan kita dan hendak menghancurkan iman kita, berdoalah meminta kekuatan-Nya. Yakinkan diri kita sendiri bahwa Allah turut bekerja dalam segala keadaan kita untuk kebaikan anak-anak-Nya. Jadilah kuat dan jadilah pemenang.

Bacaan Alkitab Roma 8:18-30
Roma 8:18-30 (TB)

18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,

21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.

23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

24 Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

25 Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.




Jangkauan Pelayanan MuridSejati.com akan sangat di bantu saat anda ikut berbagai tulisan yang baru anda baca, tekan tombol berbagi yang sudah tersedia. Terima Kasih Atas Bantuan Anda.

0 komentar:

Post a Comment


Anda diberkati dengan website ini ?
Bantu pengembangan website
 lewat Donasi :





Transfer Bank klik:


Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Pastikan emailAktif

Data Kunjungan

Blog Archive