Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

January 01, 2017

Maju Dengan Anugerah

Ayat Renungan:
Mazmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Baca Selengkapnya: Mazmur 90

Apa yang menjadi doa permohonan Musa dalam Mazmur ini? Ia meminta agar Tuhan mengaruniakan kebijaksanaan dalam hidup hingga dapat mengisinya dengan hal-hal yang baik (ayat  Mazm 90:12). Musa menuliskan mazmur ini di penghujung hidupnya yang hampir mencapai 120 tahun. Mengapa ia masih berdoa seakan-akan umurnya masih panjang?

Musa menyadari bahwa Tuhan yang memegang kehidupan dan menentukan umur (ayat  Mazm 90:3-6). Di hadapan Allah manusia fana dan terbatas, tetapi hidup itu sendiri merupakan anugerah yang tidak boleh disia-siakan. Maka waktu yang masih ada tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja, harus dipakai untuk memuliakan Tuhan. Musa sangat menyadari bahwa dalam kefanaannya, betapa sering ia melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan (ayat  Mazm 90:7-11). Manusia berdosa, layak dihukum.

Apa dosa Musa yang pantas dihukum Tuhan? Musa menista nama Tuhan dengan sikapnya yang lepas kendali di hadapan umat ( Bil 20:12). Tuhan menghukum Musa dengan tidak memperbolehkan dia masuk ke tanah perjanjian. Suatu penderitaan batin yang besar, seolah ia sama saja dengan umat Israel generasi pertama yang gagal masuk tanah perjanjian tersebut. Namun Musa merespons hukuman Tuhan sebagai anugerah. Walau tidak dapat masuk ke tanah perjanjian, ia masih dipercaya memimpin sampai ke perbatasan. Oleh karena itu Musa bertekad agar sisa hidupnya diisi dengan menyatakan perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan lewat perbuatan-perbuatannya sendiri yang memuliakan Tuhan (ayat  Bil 20:16-17).

Apakah kegagalan masa lalu membebani Anda memasuki tahun 2017 ini? Bisa masuk ke tahun 2017 adalah suatu anugerah. Tuhan masih memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperbaiki diri dan kembali setia melayani Dia. Oleh sebab itu, jangan cari alasan untuk bersikap pesimis, pasif, ataupun masa bodoh. Bangunkan tekad Anda dengan doa: Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian hingga kami beroleh hati bijaksana (ayat  Bil 20:12). Amin!


Mari bantu kami ambil bagian dengan menyebarkan Artikel ini dengan Klik: Bagikan / Share. Terima kasih Tuhan Yesus memberkat

0 comments:

Post a Comment

Translate

Join with us

Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Support Community

Powered by Blogger.