Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

November 01, 2016

Menanti janji Tuhan


Firman Tuhan :
Ibrani 11:10  Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.


Baca Selengkapnya:  Ibrani 11:8-16


Menantikan penggenapan suatu janji adalah pekerjaan yang sulit. Apalagi ketika penggenapan janji yang kita tunggu itu tidak kunjung terjadi. Satu-satunya yang memampukan kita bertahan dalam penantian itu adalah jika kita kenal dan percaya penuh kepada pihak yang berjanji.

Tidak heran kalau Abraham disebut bapak kaum beriman. Ia tekun menantikan penggenapan janji Allah walaupun kapan dan seperti apa realisasi janji itu tidak jelas. Ia menaati perintah Allah untuk pergi meninggalkan negeri leluhurnya dan tinggal di tempat asing (ayat Ibr 11:8). Kemah-kemah yang didirikannya di setiap perhentian menunjukkan bahwa ia selalu siap berpindah sesuai dengan petunjuk Tuhan sampai ia tiba di Tanah Perjanjian (ayat Ibr 11:9-10). Sikap iman Abraham ini sebenarnya merupakan gambaran sikap iman Kristen yang meyakini bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara dan merupakan bagian dari perjalanan hidup bermusafir (ayat Ibr 11:13). Tujuan mereka ada di depan, yaitu Surga yang dijanjikan Allah. Surga adalah tempat abadi yang jauh lebih indah dibandingkan kesementaraan dalam dunia ini (ayat Ibr 11:14-16).

Kunci iman Abraham adalah ia percaya kepada kesetiaan Allah, Sang Pemberi Janji. Kepercayaan penuh ditunjukkannya dengan tidak ragu sedikit pun akan janji Allah mengenai ahli waris kandungnya, padahal secara biologis ia dan istrinya tidak mungkin lagi menurunkan keturunan (ayat Ibr 11:11). Imam Abraham teruji dan terpuji sebab sepenuhnya ditujukan kepada Allah dan diberdayakan oleh Allah.

Umat Kristen mewarisi kekayaan sejarah iman umat Allah masa lampau, baik yang dicatat dalam Alkitab maupun dalam catatan sejarah gereja. Kepercayaan para tokoh iman itu disandarkan hanya pada Allah yang setia memenuhi janji-Nya. Kini, kita menyaksikan melalui Alkitab dan gereja penggenapan janji-janji Allah bagi mereka satu per satu terwujud. Patutkah kita meragukan kesetiaan-Nya?

Mari bantu kami ambil bagian dengan menyebarkan seri pelajaran ini dengan Klik: Bagikan / Share. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

0 komentar:

Post a Comment

Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

Post Terbaru

Data Kunjungan

Blog Archive

Total Pageviews

Jual Apartemen Murah