Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

November 15, 2016

BERTANGGUNG JAWAB DALAM PENGGUNAAN WAKTU

Bacaan Alkitab:  Maz 90:12; Pengk 12:1; Pengk 3:1-11; Efe 5:15-16.

Ayat Hafalan:
 "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."  Maz 90:12.

PENDAHULUAN
 Tuhan memberikan kepada setiap orang suatu pemberian yang jauh lebih berharga daripada uang. Tak seorangpun dapat membeli apa yang telah diberikan Tuhan ini. Tak seorangpun tahu berapa banyak yang dia miliki. Tidak ada cara lain untuk memperoleh kecuali menerimanya dari Tuhan. Apakah pemberian itu? Itu adalah waktu. Tuhan memberikan waktu kepada kita untuk digunakan, tetapi waktu bukanlah benar-benar milik kita, melainkan waktu Tuhan. Bagaimana kita dapat menggunakan waktu yang telah diberikan Tuhan dengan cara yang terbaik?

WAKTU UNTUK BERENCANA Bacalah  Maz 90:12
 Pertama, kita harus merencanakan bagaimana kita ingin menggunakan waktu kita, sebagaimana Tuhan memimpin kita. Kita harus mendaftar segala sesuatu yang ingin kita lakukan, termasuk berdoa, belajar Alkitab, berbakti dan semua kegiatan kita. Jika kita rencanakannya, kita dapat memilih bagaimana kita akan menggunakan hari-hari dan jam-jam kita. Jika kita gagal berencana, waktu akan berlalu, tetapi kita akan heran apa yang telah terjadi pada waktu itu. Tanpa sebuah rencana kita tidak akan melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan.

Kita harus merencanakan apa yang ingin kita lakukan di dalam waktu  setahun, sebulan maupun dalam waktu semunggu. Kita harus merencanakan bagaimana hari kita akan digunakan. Tulislah hal-hal yang ingin dilakukan pada selembar kertas. Bahkan waktu beberapa menitpun akan berharga jika kita merencanakan bagaimana kita akan menggunakannya. Mungkin kita memerlukan waktu rapat selama 10-menit dengan teman kita untuk merencanakan sebuah program. Kita harus memikirkan tentang apa yang harus diputuskan dan membuat daftar untuk barang- barang yang dibutuhkan. Kemudian kita akan mempertimbangkan yang terpenting untuk dilakukan pertama, sehingga jika ada beberapa hal belum selesai, paling tidak hal-hal terpenting sudah dilaksanakan. Baca lagi  Maz 90:12.

WAKTU UNTUK BERDOA Bacalah  Maz 5:4
 Bagian terpenting dari setiap hari adalah memulai hari bersama dengan Tuhan. Kita harus merencanakan untuk menyediakan waktu bersama-Nya setiap pagi sebelum kita melakukan hal lainnya. Selama waktu itu kita akan memuji Tuhan dan bersyukur atas berkat-berkat-Nya. Kita perlu membaca Firman-Nya dan membiarkan Dia berbicara kepada kita. Kita akan meminta-Nya untuk memberkati permintaan- permintaan kita dan mengawasi kegiatan-kegiatan kita sepanjang hari. Tidak ada bagian dari hari itu yang terpenting dari waktu kita bersama Tuhan. Seluruh hari itu akan menjadi lebih baik jika kita memulainya bersama dengan Dia. Mungkin kita perlu bangun lebih pagi dari biasa. Akan lebih berharga jika kita kehilangan waktu beberapa menit untuk tidur agar kita dapat memulai hari bersama dengan Allah.

WAKTU UNTUK BEKERJA
 Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi  Pengk 9:10.

Kita harus selalu menyediakan waktu yang benar untuk tanggung jawab pekerjaan atau sekolah. Ini juga merupakan pemberian dari Allah, dan kita harus mengusahakannya dengan paling baik. Jika kita mendapat pekerjaan, kita harus bersyukur kepada Tuhan atas pekerjaan itu dan memberikan yang terbaik untuk majikan kita. Kita mengharapkan dia untuk membayar kita atas pekerjaan kita. Dia juga mengharapkan kita bekerja dengan baik karena ia menggaji kita. Kita akan berlaku tidak jujur jika kita tidak memberikan satu hari kerja yang baik untuk gaji yang kita dapatkan. Kita seharusnya jangan pernah mencoba untuk memberikan lebih sedikit dari yang majikan kita harapkan. Pekerjaan sekolah juga pantas menerima usaha terbaik kita. Kita memiliki berkat yang besar pada saat kita memiliki kesempatan untuk bersekolah. Yesus mengajarkan pentingnya mempersiapkan diri untuk pekerjaan di masa depan. Y esus dendiri menghabiskan 30 tahun sebelum Ia memulai pelayanan-Nya. Kemudian setelah Ia dibaptis Ia pergi ke padang gurun selama 40 hari dalam persiapan untuk pekerjaan yang akan Ia lakukan. Bacalah  Mar 1:9-13. Ia juga menghabiskan banyak waktu bersama dengan para murid-Nya dan mengajar mereka sebelum mereka memulai pekerjaan mereka. Tuhan tidak akan memberikan kesempatan bersekolah jika Ia tidak ingin kita menggunakan waktu persiapan itu untuk pekerjaan di masa depan.

Kadang-kadang pelajaran-pelajaran itu kelihatannya kurang penting. Mungkin kita merasa bahwa kita tidak perlu mempelajari beberapa hal yang guru kita ajarkan kepada kita. Penulis  Pengk 3:1-8 mengajar kita bahwa ada waktu untuk segala sesuatu. Ketika Tuhan memberi kita kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru, kita harus mencoba dengan tekun untuk mengerti hal itu. Kita selalu tidak tahu bagaimana Ia merencanakan untuk menggun-akannya di masa yang akan datang. Ia mungkin memiliki rencana-rencana untuk kita dimana Ia memakai pelajaran-pelajaran yang kita anggap tidak penting itu.

WAKTU UNTUK BERIBADAH DAN BERISTIRAHAT
 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat  Kel 20:8.

Tuhan menyisihkan satu hari dari seminggu dan memberitahu kita untuk menjaganya agar tetap kudus. Ini berarti bahwa pada hari yang dikhususkan untuk istirahat dan penyembahan ini, kita tidak akan melakukan aktivitas yang biasa kita lakukan sepanjang minggu. Tetapi tidak berarti kita harus menolak semua pekerjaan. Baca  Mat 12:9-12.

Hari Minggu adalah sebuah hari bagi orang Kristen pergi ke gereja dan menyembah Allah. Hari itu adalah hari untuk berdoa dan mempelajari Alkitab. Hal inilah yang terpenting untuk dilakukan orang Kristen pada hari Minggu. Hari itu juga baik untuk beristirahat, relaks/santai, mengunjungi teman-teman dan mencari kawan-kawan baru. Hari itu adalah waktu untuk memuji Tuhan yang mana kadang- kadang sulit dilakukan disepanjang minggu yang sibuk.

KESIMPULAN
 Setiap hari pada waktu kita berdoa kepada Tuhan, kita harus minta kepada-Nya untuk merencanakan jadwal kita untuk hari itu. Kemudian kita harus meminta-Nya untuk memberkati usaha-usaha kita agar dilakukan sesuai dengan apa yang telah Ia berikan kepada kita. Kita harus meminta-Nya untuk menolong kita supaya kita melihat cara-cara agar kita dapat membantu orang lain dalam nama-Nya. Tuhan akan memberkati kita saat kita mencari pimpinan-Nya dalam menggunakan waktu kita.


Mari bantu kami ambil bagian dengan menyebarkan seri pelajaran ini dengan Klik: Bagikan / Share. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.




Jangkauan Pelayanan MuridSejati.com akan sangat di bantu saat anda ikut berbagai tulisan yang baru anda baca, tekan tombol berbagi yang sudah tersedia. Terima Kasih Atas Bantuan Anda.

0 komentar:

Post a Comment


Anda diberkati dengan website ini ?
Bantu pengembangan website
 lewat Donasi :





Transfer Bank klik:


Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Pastikan emailAktif

Data Kunjungan

Blog Archive