Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

October 03, 2016

Yesus Berkorban untuk Anda

Selama Perang Dunia II, di Amerika Serikat, keluarga-keluarga yang memiliki anak laki-laki dalam dinas militer biasanya menempelkan sebuah bintang pada jendela depan rumah mereka. Namun, bila bintang emas yang dipasang, hal itu menandakan bahwa sang anak telah meninggal dunia dalam tugasnya membela negara.
Bertahun-tahun yang lalu, Sir Harry Lauder menceritakan suatu kisah yang mengharukan tentang kebiasaan ini. Ceritanya begini: pada suatu malam seorang lelaki sedang berjalan menyusuri kota New York ditemani oleh anaknya yang berumur 5 tahun. Anak kecil itu begitu tertarik dengan jendela-jendela rumah yang bercahaya terang dan ia ingin tahu mengapa ada rumah yang memasang bintang pada jendelanya. Sang ayah menjelaskan bahwa keluarga-keluarga tersebut mempunyai anak yang sedang bertempur di medan perang. Setiap kali anak itu melihat bintang pada jendela, ia pun menepuk tangan dan berteriak, “Lihat, Ayah, ada sebuah keluarga lagi yang memberikan anaknya untuk negara ini.”

Akhirnya mereka tiba di suatu tanah lapang, dan melalui suatu celah di antara deretan rumah-rumah, terlihatlah sebuah bintang yang bersinar terang di langit. Si anak kecil itu menghela napas dan berseru, “Oh, Ayah, lihatlah bintang di jendela surga itu! Allah pasti telah memberikan Anak-Nya juga.”

Memang ada sebuah bintang pada jendela Allah. Sadarkah Anda akan apa yang telah diperbuat-Nya demi Anda? Karena kasih-Nya kepada kita, Dia memberikan Anak-Nya (Ef. 2:4). Sudahkah Anda berterima kasih kepada-Nya? —MRD
Karena kasih Allah akan dunia ini, Dia berikan Anak-Nya yang tunggal—
Untuk mati di salib Kalvari, bebaskanku dari dosa;
Suatu hari Dia ‘kan datang kembali, betapa mulianya!
Indahlah kasih-Nya kepadaku. —Townsend
Banyak orang memberikan hidupnya untuk negara, tetapi Yesus memberikan nyawa-Nya bagi dunia.

WAWASAN
Efesus 2:8 menyatakan bahwa kita diselamatkan karena “anugerah”. Di dalam Alkitab, kata anugerah berarti “hadiah yang tidak layak kita terima”—hadiah yang tidak dapat dibeli atau diusahakan. Kita mungkin berpikir bahwa kita harus melakukan kegiatan religius dengan tujuan untuk menyenangkan Allah. Namun, pasal di atas dengan jelas menyatakan bahwa kita tidak dapat diselamatkan karena hasil usaha sendiri. Pengampunan dosa dan hidup kekal adalah anugerah penuh kasih dari Allah—yang diberikan sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus (ay.7).
 Sumber: Bible.com
Mari bantu kami ambil bagian dengan menyebarkan tulisan ini dengan Klik: Bagikan / Share. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.


Jangkauan Pelayanan MuridSejati.com akan sangat di bantu saat anda ikut berbagai tulisan yang baru anda baca, tekan tombol berbagi yang sudah tersedia. Terima Kasih Atas Bantuan Anda.

0 komentar:

Post a Comment


Anda diberkati dengan website ini ?
Bantu pengembangan website
 lewat Donasi :





Transfer Bank klik:


Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Pastikan emailAktif

Data Kunjungan

Blog Archive