Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

October 29, 2016

Cinta Mengusir Ketakutan Dalam Hubungan Anda

Bacaan Hari ini:
1 Yohanes 4:18 "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barang siapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih."

"Aku membencimu!"

Ketika orang mengatakan hal itu dalam banyak hubungan, biasanya itu tanda bahwa seseorang mencoba untuk mengendalikan yang lain. Apa yang ada di balik kontrol itu? Ketakutan. Kekuatiran menyebabkan kita mencoba untuk mengendalikan orang lain atau melawan kendali orang lain. Ketika Anda merasa begitu kuatir, yang ada di pikiran Anda hanyalah tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda. Inilah yang menghancurkan hubungan dan yang melumpuhkan hidup Anda.

Sungguh dilema yang luar biasa yang kita miliki sebagai manusia: Kita ingin menjadi dekat, tapi juga takut menjadi dekat. Kita rindu untuk memiliki hubungan yang erat dengan orang lain, tapi kita juga amat takut menjalaninya.

Kekuatiran menghalangi keeratan dan melenyapkan hubungan Anda. Anda tak bisa menjadi dekat dengan seseorang apabila ada rasa takut dalam hubungan tersebut. Bila kekuatiran menghancurkan hubungan, lalu apa yang bisa membangunnya? Kasih! Kasih membangun hubungan.

Alkitab mengatakan dalam 1 Yohanes 4:18, "Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana bisa kasih mengusir semua ketakutan?"

Kasih mengganti fokus perhatian Anda, dari semula berpusat pada Anda menjadi kepada orang lain. Orang sering bertanya pada saya, "Apakah Anda gugup ketika berbicara di hadapan orang banyak di Saddleback Chruch?" Jawab saya, "Tentu saja!" Tapi Anda tahu apa yang membuat perbedaan? Saya mengalihkan fokus, dari diri saya kepada orang-orang di depan saya. Jika saya berdiri di mimbar memikirkan apa yang mereka pikirkan tentang gaya rambut saya, itu artinya saya punya sesuatu yang saya takutkan, kan? Tapi begitu saya mulai berpikir akan betapa saya mencintai keluarga gereja saya dan bagaimana kami melayani Tuhan bersama-sama, tiba-tiba ketakutan itu hilang. Ini sama dengan hubungan apapun. Fokus pada orang lain memberi Anda kekuatan untuk memusnahkan rasa takut dari hidup Anda.

Jadi bagaimana caranya mendapatkan kekuatan untuk fokus kepada orang lain? Dengan mengerti betapa Allah mengasihi Anda. Begitu Anda mulai memahami betapa Allah mengasihi Anda, Anda tak perlu membuktikannya pada diri Anda lagi. Anda tak perlu lagi menghabiskan hidup Anda berusaha untuk mengesankan orang lain sebab Anda sudah tahu bahwa Allah mengasihi Anda.

Tahukah Anda betapa membebaskan dan menyenangkannya hidup seperti itu? Identitas dan harga diri Anda tidak ditentukan oleh apa yang orang lain pikirkan tentang Anda. Ketika Anda aman dalam hubungan Anda dengan Kristus, Anda tidak lagi merasa tertekan oleh ekspektasi orang lain terhadap Anda. Kasih Allah membebaskan Anda untuk mengasihi orang lain tanpa rasa takut.

Renungkan hal ini:

Apa kekuatiran atau ketakutan yang mencegah Anda untuk membuka kehidupan dan hati Anda kepada seseorang, baik itu kepada teman, pasangan, atau anggota keluarga?

Bagaimana budaya dunia malah menguatkan kekuatiran kita dalam hubungan-hubungan kita?

Menurut Anda, apa yang Allah pikirkan tentang Anda? Apa yang Dia lihat ketika melihat Anda?

 Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja-raja 24-25; Yohanes 5:1-24

Kasih Allah membebaskan Anda untuk mengasihi orang lain tanpa rasa takut


Jangkauan Pelayanan MuridSejati.com akan sangat di bantu saat anda ikut berbagai tulisan yang baru anda baca, tekan tombol berbagi yang sudah tersedia. Terima Kasih Atas Bantuan Anda.

0 komentar:

Post a Comment


Anda diberkati dengan website ini ?
Bantu pengembangan website
 lewat Donasi :





Transfer Bank klik:


Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Pastikan emailAktif

Data Kunjungan

Blog Archive