Belajar dan bertumbuh bersama Yesus Kristus yang adalah Guru dan Tuhan. Muridkan diri pribadi lebih dahulu sebelum memuridkan orang lain

September 26, 2016

Biarkan Tuhan Memilih Untuk Anda


Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Beberapa tahun silam saya mengunjungi sebuah rumah di Filipina di mana sekelompok orang Kristen berkumpul. Mereka memberitahu saya bahwa mereka ingin menyajikan saya hidangan lokal, dan kemudian mereka mengeluarkan sebuah telur--telur bebek, sebenarnya. Mereka memberitahu saya, "Ini adalah balut, dan kami suka memakan ini di Filipina." Jadi mereka membuka telur itu.
Setelah cangkangnya terlepas, terdapat bebek yang terbentuk sebagian. Saya dapat melihat kepala dengan paruh. Saya dapat melihat sayap-sayap. Dan kemudian terdapat cairan cokelat. Mereka berkata, "Greg, pertama-tama minum cairannya, lalu makan bebeknya. . . . Sekarang, Anda harus memakannya."
"Saya tidak benar-benar yakin saya dapat melakukannya," kata saya.
Seseorang berbisik pada saya, "Jika Anda tidak memakannya, mereka akan merasa tersinggung."
"Jika saya memakan dan memuntahkannya, mereka akan lebih tersinggung," saya berbisik kembali.
Saya tidak pernah memakannya.
Di salib, Yesus mengambil cawan yang diberikan Bapa-Nya kepada-Nya, dan Ia meminum seluruhnya. Ia sebelumnya berdoa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Matius 26:39).
Di sini Yesus memberi kita teladan tentang apa yang harus kita lakukan dalam masa-masa ketidakpastian, masa-masa ketika kita tidak mengerti (dan bahkan mungkin tidak setuju dengan Tuhan tentang) apa yang datang di jalan kita. Kita dapat meminta pada Tuhan dua hal: bahwa Ia akan menjauhkan hal itu atau memberi kita kekuatan untuk melaluinya.
D. L. Moody berkata, "Kemukakan isi hati Anda di hadapan Tuhan dan katakan, 'Bukan kehendakku, namun kehendakMu, jadilah.' Pelajaran termanis yang telah saya pelajari di sekolah Tuhan adalah membiarkan Allah memilih untuk saya."
Tuhan tahu apa yang Ia lakukan.

Kalimat ringkasan: Dalam masa-masa ketidak pastian, biarkan Tuuhan memilih untuk Anda!
Sumber: Renungan bersama Greg Laurie
Mari bantu kami ambil bagian dengan menyebarkan tulisan ini dengan Klik: Bagikan / Share. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

0 comments:

Post a Comment

Translate

Join with us

Berlangganan Melalui Email

Masukan alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Support Community

Powered by Blogger.

Lihat Daftar Lengkap Artikel :